Pengakuan 'Suster Ngesot' Korban Tendangan Satpam

TEMPO Interaktif, Jakarta -
Beberapa hari terakhir ini, dunia
sosial media ramai membicarakan
tentang 'Suster Ngesot' yang
ditendang petugas keamanan di
apartemen di kawasan Bandung,
Jawa Barat. 'Suster Ngesot'
adalah Mega Tri Pratiwi (20) yang
hendak mengagetkan temannya
yang ulang tahun dengan
berpura-pura sebagai tokoh
hantu di sebuha film nasional.
Dalam blog pribadinya, Mega
menyebut sang satpam adalah
Sunarya. Ia mengisahkan kronologi
peristiwa itu pada 9 Desember
2011. Mega menuliskan, dirinya
bersama teman-teman datang ke
Bandung untuk liburan akhir
pekan. Mereka menginap di
apartemen milik keluarga Mega di
daerah Ciumbuleuit.
"Sekitar pukul 00.30 WIB, sudah
masuk tanggal 10 Desember,
Martin, Prio, dan Echa yang
awalnya akan check sound
membatalkan kegiatan mereka
dan akan kembali ke apartemen,"
kata Mega. Martin, Prio, dan Echa
adalah teman Mega yang hendak
mengagetkan Fitra Mahaly yang
berulang tahun pada 10
Desember.
Mega, menjelang pukul 01.00 WIB,
bersama Martin dan Prio berada
di apartemen. Echa dan kawannya
yang lain pergi membeli makanan.
Di kamar apartemen itulah
rencana mengagetkan Fitra
muncul yakni dengan berpura-
pura menjadi 'Suster Ngesot'.
"Saya yang menjadi 'Suster
Ngesot', karena rambut saya
paling panjang," kata Mega.
Sekitar jam 02.00 WIB, bermodal
baju berbahan lace sepanjang
paha, Mega 'Suster Ngesot' pun
duduk di lantai 17. Di hadapan lift
barang. Dan tiga teman lainnya
menunggu di balik tembok. "Saya
BBM-an dengan teman di bawah,
menanyakan posisi mereka. Lalu
saya tekan tombol lift agar
berhenti di lantai 17."
Namun saat pintu terbuka, Mega
langsung merasa ada hantaman
keras ke muka sebelah kirinya.
"Kata teman saya, Martin, yang
menendang satpam apartemen,
Pak Sunarya," tulis Mega.
Sedangkan berdasar rekaman
kamera pemantau apartemen,
sebelum pintu lift terbuka, Mega
sudah duduk di depannya. Saat
pintu lift terbuka lebar, teman
Mega dan petugas kebersihan di
dalamnya mundur ke belakang.
Sunarya, yang berada di posisi
depan, langsung keluar lift dan
menendangnya.

Tidak ada komentar: